Powered By Blogger

Cari Blog Ini

Minggu, 20 Desember 2009

Kisah Relawan Penghitung Koin Prita

Mini di posko (Foto: Astri)

Awalnya, Hj. Mini (57) bersama dua kawannya, Hj. Martini (63) dan Ny. Ema (57) datang ke posko Koin untuk Keadilan di Jl. Langsat, Kebayoran Baru, Senin, (14/12) untuk mengantarkan sumbangan koin dari yayasan Az-Zahrah, Pondok Bambu. Rupanya, tak sampai di situ saja. Ibu rumah tangga ini langsung mengiyakan ketika diminta bantuan menjadi relawan penghitung koin.


"Saya tadinya cuma mau mengantar karena ini hari terakhir, saya takut ketinggalan menyerahkan amanah dari para donatur kami. Lalu saya diberi tahu hari ini mau mulai penghitungan. Saya lihat ternyata relawan baru ada dua orang kakek-kakek usia 71 dan 69. Akhirnya saya putuskan ikut walau enggak bisa lama-lama," ujar Mini yang membawa koin senilai Rp 1.040.000.

"Tidak banyak, tapi mudah-mudahan bisa ikut membantu," kata Mini yang merasa prihatin atas hukuman yang dijatuhkan kepada Prita. Apalagi, saat Prita dikenai hukuman penjara sehingga terpisah dari buah hatinya.


Mini berharap, aksi pengumpulan koin dan dukungan dari masyarakat terhadap Prita bisa menjadi pembelajaran, khususnya terhadap kaum berpunya yang berperkara. "Jangan mentang-entang punya uang lalu bisa memisahkan ibu dengan anaknya."


Mini juga mengimbau agar keadilan ditegakkan. "Apakah harus menunggu setelah seluruh rakyat Indonesia mengumpulkan koin dan menyatakan dukungannya, baru mencabut gugatan?" ungkap Mini tentang pencabutan gugatan perdata RS OMNI Tangerang terhadap Prita.

Yamaha Byson: Punya Tampilan Moge

Motor berbodi gede yang siap merajai jalanan.

( Penulis : Reza Naidra )

Rencananya, tahun depan Yamaha bakal ngeluarin motor sportbaru. Namanya Byson. Memiliki tenaga berkapasitas 153 cc.

Walaupun masih dalam tahap uji coba, motor ini kayaknya akan bisa merajai jalanan. Pasalnya tampilan Byson mirip Yamaha FZ16. Sangatsporty dan cowok banget lah. Dengan lampu berada di bawah setang dan knalpot bergaya motor besar. Sasis motornya pun sangat moge abis. Ciamik lah!

Bersama V-ixion, hadirnya Byson akan membuat rival yang juga memiliki motor jenis sport sulit mengejar. Harganya untuk motor ini? Mungkin sekitar 20 juta. Ya, ini cuma prediksi doang. Pasalnya belum ada harga resmi dari Yamaha.

Idul Adha

Eid plate.jpg

Piring sing isiné panganan tradisional Idul Adha khas Turki. Isiné yaiku dolma (godhong anggur sing diisi), börek (kué Turki), lan kavurma saha roti gawéyan omah. Kavurma iku masakan daging sing digawé saka daging kurban.

Minyak Zaitun Cegah Penyumbatan Darah



Baru-baru ini, sejumlah peneliti di Sofia University Hospital, Cordoba, Spanyol, memublikasikan hasil temuan mereka tentang manfaat minyak zaitun murni yang kaya fenol (sejenis zat yang bersifat asam). Disebutkan, minyak zaitun dapat digunakan untuk mencegah penyumbatan pembuluh darah pada mereka yang memiliki kadar kolesterol tinggi.

Penelitian itu dilakukan dengan cara mengamati dua kelompok responden yang memiliki kadar kolesterol tinggi. Selama 1 minggu, kelompok pertama diberi sarapan dengan menu roti tawar yang diolesi minyak zaitun yang mengandung 400 bagian per juta fenol.

Kelompok kedua diberi sarapan dengan menu roti tawar yang diolesi minyak zaitun yang sudah diekstraksi hingga tinggal 80 bagian per juta fenol.

Hasilnya, dua jam setelah sarapan, konsentrasi antigen faktor VII (zat yang mencetuskan pembekuan darah) pada responden kelompok pertama jauh lebih rendah dibanding kelompok kedua.

Dengan bukti ini, para peneliti menyarankan, bagi mereka yang memiliki kadar kolesterol tinggi dan berisiko tinggi mengalami penyumbatan pembuluh darah, sebaiknya meningkatkan konsumsi minyak zaitun murni.
Cerita ‘Panas’ dari Seluruh Dunia



Ini bukan isapan jempol atau mitos! Kamasutra memang diakui sebagai kitab panduan bercinta terkondang di jagad ini. Tapi, prestasi para pemain cinta di India di era modern justru menurun drastis. Sebuah survei bertajuk Kamasutra Survey yang dilakukan pada tahun 2002, misalnya, mengindikasikan, setiap pasangan di India hanya bercinta satu kali dalam seminggu. “Penurunannya tajam sekali, padahal pada tahun 1998 kebanyakan pasangan masih bercinta setidaknya dua hari sekali, kata seksolog Prakash Kotari yang melakukan survei.

Gairah Pria Afrika

Hasil Durex Global Sex Survey (2007-2008) yang dilakukan produsen kondom Durex pun tak menempatkan India (dan negara-negara Asia lainnya) di peringkat teratas. Juaranya justru Yunani yang sekitar 87% pasangannya bercinta setiap minggu.

Prestasi orang Yunani yang rata-rata bercinta sebanyak 164 kali per tahun, diikuti oleh Brasil (145 kali). Polandia dan Rusia menyusul di belakang dengan 143 kali per tahun. Jepang yang tak pernah punya rapor merah dalam banyak bidang, ternyata berada di posisi paling belakang, yakni hanya bercinta sebanyak 48 kali setahun. Angka ini sebenarnya sudah naik tiga poin dari hanya 45 kali per tahun menurut hasil survei serupa yang dilakukan tahun 2005. Bagaimana dengan di Indonesia? Data survei 2005, dari sumber yang sama ternyata menempatkan Indonesia (77 kali per tahun) di papan terendah bersama Singapura (73 kali per tahun) dan India (75 kali per tahun).

Soal durasi, pria-pria dari Benua Afrika menjadi juaranya. Pasangan di Nigeria berada di urutan teratas, 24 menit, sementara pasangan di Afrika Selatan memerlukan waktu 20 menit. Selisih waktunya memang cukup lumayan dengan rata-rata pasangan dari belahan dunia lainnya, yang hanya 18 menit per sesi. Siapa pemegang rekor terekspres dalam bermesraan? Ternyata, pasangan-pasangan dari India, yang umumnya bercinta hanya dalam tempo 13 menit pertahun.

Tak kalah unik adalah hasil survei tahun 2008 di Amerika Serikat. Pria Amerika Serikat bisa menghabiskan waktu hingga tiga jam untuk berdandan keren. Namun, ternyata, mereka hanya menghabiskan waktu kurang dari sejam untuk melakukan foreplay dan intercourse. Wajar saja kalau hanya sekitar 46% pasangan yang mengaku puas dengan kehidupan seksnya. Di kalangan lansia, hasil perhitungannya ternyata berbeda. Sekitar 52% responden yang berusia 55 tahun ke atas masih aktif secara seksual. Mereka bahkan melakukan seks oral. Lebih dari 35% di antaranya mengaku punya fantasi seks yang menggelora dan berani mempraktikkannya!

Sebuah survei yang diadakan oleh Alex Chadwick dan Edward Laumann dari University of Chicago (2006) bahkan menyebut pasangan-pasangan di Asia kurang bahagia dengan kehidupan seksnya. Apa faktor penyebabnya? Salah satu alasan yang paling sering disebut-sebut adalah budaya Timur yang terbilang lebih tertutup dibandingkan negara-negara Barat. Di Taiwan yang berlatar belakang budaya Tionghoa misalnya, masih cukup banyak wanita yang menganggap seks bukanlah aktivitas kehidupan yang penting. Begitu pula di India. Kaum wanitanya hingga kini masih enggan melakukan hubungan seks oral.

Kaum pria Timur pun bersikap serupa. Banyak pria di India misalnya menyangka foreplay merupakan istilah yang digunakan dalam permainan cricket. Pria Thai yang menurut survei tahun 2005 paling sering menggunakan alat bantu adult movies (64%), malah banyak yang menganggap seks sebagai aktivitas yang biasa-biasa saja.

Penulis: Pangesti A. Bernardus (kontributor Jakarta)
‘Titi Teliti’ Di Dunia Maya



Berkat internet, setiap kali Anda memerlukan informasi, Anda hanya perlu mengetikkan kata kunci, lalu menekan tombol enter, dan beberapa detik kemudian, ratusan bahkan bisa ribuan jawaban sudah terhampar di depan mata. Beginilah cara teknologi internet memanjakan hidup kita. Tetapi, perlu diingat, informasi yang membanjir itu sebaiknya tidak ditelan mentah-mentah. Tak ubahnya keranjang, dunia maya ini tidak hanya menyajikan ilmu dan fakta baru yang memang ilmiah dan teruji kebenarannya, namun juga menjadi ’bak’ penampungan bagi segala bentuk gosip atau kabar yang tidak jelas asal muasalnya. Salah menyitir, Anda sendiri yang kena getahnya!

CEK LAGI, LAGI, & LAGI...

Cara mengecek sebuah informasi dari internet itu hoax atau bukan, menurut Budi Putra (praktisi TI yang juga blogger), adalah dengan mencari dukungan sumber lain lewat laman pencarian, seperti google.com. “Kalau terbukti hoax, biasanya banyak laman yang memuat berita klarifikasinya,” ungkapnya lagi.

Dari sisi teknologi, Anda bisa memanfaatkan software antihoax yang banyak ditawarkan perusahaan perangkat lunak komputer. Atau, Anda bisa mengeceknya secara gratis lewat bank data tentang semua hoax yang pernah beredar di internet lewat laman-laman tepercaya. Cukup ketik nama file yang dicurigai sebagai hoax ke dalam kolom pencarian, dan mesin akan mengecek apakah benar file tersebut hoax atau bukan.

Namun, cara ini bukan jaminan untuk menyelesaikan masalah. Sebab, teknologi antihoax atau antivirus semacam ini bekerja berdasarkan sistem database. Jadi, kalau di database tidak ada, maka virus maupun hoax tidak akan terdeteksi. Karena itu, Anda harus rajin melakukan update antihoax dan antivirus lewat internet.

Lain lagi kisah Clint Eastwood. Ia kaget bukan main ketika mendapati bahwa selama ini banyak orang mengenalnya sebagai artis vegan. Pemilik restoran Mission Ranch di California ini mengaku tak pernah menjadi vegan seumur hidupnya. Fakta ini terungkap dalam salah satu wawancaranya dengan wartawan The New York Times, 10 Desember 2008. Sang wartawan sendiri mengaku mendapat informasi ini dari laman Wikipedia, yang menampilkan kutipan langsung dari sang selebriti. Kutipan ini dilansir dari edisi lama harian Los Angeles Times. Anehnya, Clint sendiri merasa tidak pernah mengeluarkan pernyataan seperti itu.

Di kalangan pengguna internet, laman Wikipedia kondang sebagai sumber acuan untuk memperoleh segala informasi yang kita inginkan. Mulai dari info sebuah negara, kejadian penting dunia, sampai biografi selebriti atau para tokoh, dunia politik, sosial, budaya, bahkan sampai kriminal, bisa didapatkan di laman ini.

Sebenarnya, masalah bukan terletak pada Wikipedia, namun pada sejauh mana pengguna memahami aturan main berburu informasi di internet. Kalau Wikipedia saja tetap perlu diwaspadai, apalagi informasi yang bersumber dari blog. Blog sangat mudah dibuat oleh siapa saja, dan bukan tidak mungkin informasi di dalamnya hanya rekayasa pihak tertentu.

Selain itu, cari sumber primer atau asalnya. Menurut Budi, hal ini bisa ditengarai dari tanggal pemuatan artikel yang biasa tercantum di sudut atas atau bagian bawah halaman situs. Meskipun cara ini cukup membantu dalam mendapat gambaran utuh sebuah informasi, tetap saja belum menjamin bahwa informasi itu benar. Ibarat robot, mesin pencari akan menampilkan semua situs, tanpa membedakan antara yang credible dan yang tidak. “Kita sendiri yang harus pintar memilah informasi,” sambungnya.


Penulis: Naomi Jayalaksana